![]()
|
||
RILIS BARU
Didesain fully compatible dengan VCR, Plug and Play, tanpa perlu modifikasi apapun di ruang cockpit, tak ada tambahan H/W player dan demultiplexer, menjadikan DVR lebih handal dan ekonomis (baca selengkapnya). Menkominfo Hadir Pada Launching Avesina di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya
Kamis, 04/12/2008 - 17:20 — admin
Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari Surabaya telah melakukan “Soft Launching” Sistem Informasi Managemen Rumah Sakitnya (SIM RS) pada Sabtu tanggal 29 Nopember 2008. Hadir pada kesempatan launching ini Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia, Muhammad Nuh. SIM RS tersebut menggunakan produk Avesina Health System yang merupakan hasil pengembangan tenaga ahli dari Infoglobal. Sistem tersebut diperkenalkan kepada seluruh jajaran staf Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya Jemursari dan para undangan lainnya. Dalam sambutannya, Muhammad Nuh mengatakan bahwa Teknologi Informasi (TI) seperti Avesina ini sangat dibutuhkan oleh Rumah Sakit dalam konteks melayani masyarakat secara keseluruhan. TI diharapkan bisa memfasilitasi RSI untuk lebih siap lagi melayani kebutuhan kesehatan masyarakat. “Kesehatan butuh teknologi dengan memanfaatkan TI. Seperti hari ini (sistem Avesina) yang diluncurkan adalah sistem administrasi jejaring yang bisa mengkoneksikan satu RSI dengan RSI lainnya,” tutur Muhammad Nuh, yang juga salah satu pengurus Yayasan Rumah Sakit Islam Indonesia (YARSI). Dalam acara yang diselenggarakan di ruang meeting lantai dua RSI Jemursari Surabaya itu, Manajer Marketing Infoglobal, Rahmat Pristiwahyono, juga diberi kesempatan untuk mempresentasikan cara kerja software ini. Melalui presentasinya, Rahmat menjelaskan bahwa untuk RSI, Avesina memang dikembangkan sebagai aplikasi yang mampu menghubungkan pihak internal yakni antar institusi yang tergabung dalam Yayasan YARSI serta dengan pihak stakeholders YARSI. Kelebihan semacam inilah yang membuat RSI mempercayakan sistem informasi untuk instansinya kepada Infoglobal. Direktur utama RSI Jemursari, dr. Heru Ariyadi, MPH, mengatakan bahwa setelah diuji coba selama satu bulan lebih, software yang bisa memberi informasi mulai dari loket penerimaan pasien, rawat jalan, rawat inap, tindakan, unit diagnostik, farmasi, rekam medis, hingga penagihan dan akuntansinya ini telah siap dipakai di seluruh unit RSI Jemursari mulai hari pertama bulan Desember 2008. (lia/beh) |
||
|
||