![]()
|
||
RILIS BARU
Didesain fully compatible dengan VCR, Plug and Play, tanpa perlu modifikasi apapun di ruang cockpit, tak ada tambahan H/W player dan demultiplexer, menjadikan DVR lebih handal dan ekonomis (baca selengkapnya). Uji Kelayakan DVR F5
Minggu, 23/08/2009 - 05:48 — admin
Digital Video Recorder (DVR), piranti elektronik perekam segala kejadian yang dilihat oleh pilot pesawat tempur, hasil modifikasi PT Infoglobal Teknologi Semesta (PT ITS) dari VCR (Video Cassette Recorder) diuji coba di Skuadron Udara 14 Lanud Iswahyudi Madiun. Uji kelayakan DVR yang dilakukan untuk pesawat tempur jenis F5 ini berlangsung sehari pada tanggal 24 Juni 2009, sejak pukul 07.00 hingga 14.00 WIB. Manajer Departemen Elektronika PT ITS Ajiz Burhanudin menjelaskan bahwa uji kelayakan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama PT ITS dengan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AU (Dislitbangau) tahun 2006 lalu. “Kerja sama ini sudah lama berjalan. Diawali dari Dislitbangau yang mengadakan proyek riset mengganti VCR dengan DVR. Pertama kali pada tahun 2006 di Pontianak. Waktu itu dilakukan untuk pesawat jenis Hawk 7,” papar Ajiz Burhanudin. Dibanding VCR, tingkat kestabilan DVR memang lebih terjamin ketika pesawat melakukan manuver di udara. Selain itu, dari sisi kecanggihan teknologi DVR mampu menampilkan rekaman baik dalam bentuk audio maupun video yang berformat digital. Bercermin dari kesuksesan alat ini untuk pesawat tempur jenis Hawk, Dislitbangau kemudian tertarik memakainya untuk jenis F5. Uji kelayakan ini dilakukan dengan menerbangkan empat pesawat tempur F5. Uji kelayakan sekaligus uji terbang ini berjalan dengan lancar. Hasil penelitian dan pembuatan Dislitbangau menunjukkan bahwa DVR produksi PT ITS dinyatakan layak memenuhi persyaratan untuk mendapat Sertifikat Prototipe dari Dinas Keselamatan Penerbangan dan Kerja (Dislambangja). Pada pertengahan Juli 2009, Dislitbangau juga berencana melakukan uji kelayakan serupa untuk pesawat tempur jenis F16. *** |
||
|
||